AFC Nations League Siapkan Format Kompetisi Baru
Jakarta,M-TJEK NEWS – AFC Nations League kabarnya tengah menyiapkan format kompetisi baru untuk menata kembali kalender internasional sepak bola Asia.
Format tersebut membagi 47 negara anggota AFC ke dalam tiga divisi atau tier berdasarkan performa kompetisi terbaru.
Indonesia Jadi Wakil ASEAN di Divisi 1
Dalam pembagian tersebut, Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang masuk Divisi 1. Indonesia akan bersaing dengan sejumlah kekuatan sepak bola Asia seperti Jepang, Iran, dan Korea Selatan.
Divisi 1 akan menampung 18 tim. Selain Indonesia, divisi tersebut akan mempertemukan tim-tim terbaik Asia dalam persaingan yang menggunakan sistem promosi dan degradasi pada setiap akhir musim.
Enam Negara ASEAN Masuk Divisi 2
Sementara itu, Divisi 2 juga akan berisi 18 tim. Enam negara ASEAN masuk ke dalam tier ini, yakni Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Myanmar.
Dengan komposisi tersebut, persaingan antarnegara ASEAN tetap berlangsung di Divisi 2. Selain itu, performa setiap tim akan menentukan peluang mereka untuk naik ke divisi yang lebih tinggi.
Empat Negara ASEAN Berada di Divisi 3
Selanjutnya, Divisi 3 akan menampung 11 tim. Kawasan ASEAN memiliki empat wakil di tier tersebut, yakni Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Pembagian itu menempatkan seluruh anggota ASEAN ke dalam tiga tingkatan berbeda.
Karena itu, setiap negara memiliki peluang untuk memperbaiki posisi melalui sistem promosi yang akan berjalan pada akhir musim.
AFC Kaitkan Kompetisi dengan Piala Dunia
Format AFC Nations League tersebut juga mengintegrasikan kompetisi dengan turnamen utama.
Dalam skema yang beredar, peringkat teratas Divisi 1 akan memperoleh tiket langsung ke Piala Dunia.
Skema tersebut membuat persaingan di Divisi 1 semakin penting.
Setiap tim harus mengumpulkan hasil terbaik untuk mengejar posisi teratas sekaligus mempertahankan tempatnya di kasta tertinggi.
Piala Asia Ikut Masuk dalam Skema
Selain Piala Dunia, format AFC Nations League juga mengaitkan kompetisi dengan Piala Asia.
Seluruh tim yang tampil di Divisi 1 serta tim terbaik dari Divisi 2 akan memperoleh tiket otomatis ke Piala Asia.
Dengan demikian, posisi setiap tim dalam klasemen tidak hanya menentukan persaingan antardivisi.
Hasil kompetisi juga dapat memengaruhi peluang negara peserta untuk tampil pada turnamen besar Asia.
Sistem Promosi dan Degradasi
AFC juga menyiapkan mekanisme promosi dan degradasi pada setiap akhir musim.
Sistem tersebut akan membuat posisi setiap tim terus berubah sesuai dengan performa mereka.
Jika AFC menerapkan format tersebut, persaingan antartim akan berlangsung secara berjenjang.
Tim yang tampil konsisten dapat mengejar promosi, sedangkan tim dengan performa rendah harus berjuang agar tidak turun divisi.(Chandra Prasetya)













