Lompat ke konten utama

M-TJEK NEWS

M-TJEK NEWS
Logo M-TJEK NEWS

M-TJEK NEWS - Situs Resmi

01 / 01

AI Goes to School MAFINDO Lampung Latih 200 Guru Pergunu

MAFINDO Lampung Tingkatkan Literasi AI bagi Guru

Bandar Lampung,M-TJEK NEWS – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) Lampung menggelar kegiatan AI Goes to School (AI GTS) bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Lampung.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Abung, Gedung Balai Keratuan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (2/11/2026), mulai pukul 07.30 WIB.

Program tersebut menyasar sekitar 200 guru Pergunu Lampung. Melalui pelatihan ini, MAFINDO mengajak para pendidik meningkatkan literasi digital sekaligus mengenal berbagai perangkat kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung proses pembelajaran.

Yoga Pratama: MAFINDO Rutin Gelar Pelatihan AI

Yoga Pratama,S.Hub.Int ,mengatakan kegiatan AI Goes to School merupakan program rutin yang MAFINDO jalankan bersama berbagai pemangku kepentingan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dimana mafindo lampung bekerja sama dengan stakeholder untuk mengadakan pelatihan kepada kurang lebih 200 guru pergunu lampung,”

Dukungan Stakeholder untuk Kelancaran Kegiatan

Yoga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Dukungan tersebut mencakup konsumsi bagi peserta hingga kebutuhan operasional pelatihan.

“kami mendapatkan banyak support dari berbagai macam stakeholder dimana bu Wagub memberikan konsumsi sekitar 200 kemudian untuk marchendise dan uang pengganti pulsa itu dari mafindo,”

MAFINDO Lampung Sudah Enam Kali Gelar AI Goes to School

Lebih lanjut, Yoga menyampaikan bahwa MAFINDO Lampung juga menerima dukungan hibah dari Google.org dan AVPN untuk menjalankan program literasi kecerdasan artifisial.

“kami juga mendapat hibah dari google.org dan avpn dimana memang dalam kurun waktu satu tahun belakangan ini kami mendapat support untuk mengadakan ai goes to school dan sudah 6 kali pelaksanaan”

Dukungan tersebut turut memperkuat pelaksanaan program AI Goes to School di Lampung. Melalui kolaborasi dengan berbagai stakeholder, MAFINDO terus memperluas kesempatan bagi para pendidik untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi AI.

Foto Dok.Chandra Prasetya:Yoga Pratama Ketua DPW Mafindo Lampung saat memberikan sambutan dalam kegiatan AI GTS di kantor Pemprov Lampung,(Senin,2/11/2026).

Dihadiri Kepala Disdikbud Lampung dan Ketua Pergunu

Kegiatan tersebut menghadirkan Thomas Amirico, S.STP., M.H., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung.

Ia mewakili Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, M.M., yang berhalangan hadir karena menjalankan kunjungan kerja ke Kabupaten Pesisir Barat.

Selain itu, Ketua Pergunu Lampung, Dr. Iksan Mustofa, M.Pd., turut menghadiri kegiatan tersebut.

Panitia menunjuk Yeni Silvia, S.Pd., sebagai penanggung jawab kegiatan. Sementara itu, Desta Ardiansyah dan Arif Nurul Al Aziz bertugas sebagai trainer.

Adapun lima asisten trainer yang mendampingi peserta meliputi Miranda Dosmauli Purba, Nestyo Riski Prasetyo, Wahyu Saputra, Vidia Tri Astuti, dan Olivia Ramadhani.

Reyma Nabila Gunawan, S.Pd., memandu acara sebagai Master of Ceremony (MC), sedangkan Meli Andani bertugas sebagai moderator.

Pelatihan Berlanjut Secara Online Selama Tiga Hari

Setelah sesi tatap muka, peserta akan melanjutkan rangkaian pelatihan secara daring selama tiga hari.

Dalam sesi lanjutan tersebut, kelima asisten trainer akan mendampingi  peserta untuk menyelesaikan materi dan tugas melalui Learning Management System (LMS).

Panitia juga menyiapkan sertifikat bagi peserta yang berhasil menyelesaikan tugas pada LMS AI.

Selain itu, peserta akan menerima uang pengganti kuota internet untuk mendukung kelancaran kegiatan pembelajaran daring.

Melalui rangkaian pelatihan ini, MAFINDO Lampung berharap para guru dapat mengembangkan keterampilan digital dan memanfaatkan berbagai tools AI untuk membuat bahan ajar, menyusun materi pembelajaran, mengembangkan ide kreatif, serta membantu pekerjaan administratif secara lebih efisien.(Chandra Prasetya)