Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Dusun Gunung Warung
Lampung Selatan,M-TJEK NEWS – Angin kencang disertai hujan deras menerjang Dusun Gunung Warung, Desa Karang Sari, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut merusak rumah milik warga bernama Ani Sahana (48) yang berada di RT 001 dusun setempat.
Angin kencang menerbangkan material atap rumah yang terbuat dari asbes dan kerangka kayu hingga menyebabkan sebagian besar bagian atap hilang. Beruntung, saat kejadian rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Respons Cepat BPBD Lampung Selatan
Setelah menerima laporan kejadian, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., langsung memberikan instruksi kepada jajaran untuk segera melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak angin kencang.
“Saya perintahkan kepada Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik untuk segera menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. Lakukan evakuasi material yang berpotensi membahayakan keselamatan warga, serta kaji secara cepat kebutuhan mendesak yang diperlukan korban. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kita,” tegas Maturidi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis pagi.
Tim TRC Lakukan Evakuasi Material
Selanjutnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri, S.E., segera mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat menuju lokasi terdampak angin.
“Iya, begitu kami menerima laporan dari masyarakat, Pak Kalak langsung menginstruksikan saya untuk segera menerjunkan tim. Tidak ada waktu tunggu, kami langsung gerak cepat. ,” ujar Nurma
. “Berdasarkan laporan sementara dari lapangan, kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta. Kami sedang mengupayakan bantuan logistik dan material bangunan berupa asbes dan kayu balok untuk perbaikan atap rumah Ibu Ani Sahana. Kondisi cuaca yang masih berawan dan berpotensi hujan membuat kami harus bekerja cepat agar bagian dalam rumah tidak semakin parah terkena air,” jelas Nurma.
Warga dan Petugas Gotong Royong Bersihkan Puing
Sementara itu, warga Dusun Gunung Warung menunjukkan semangat gotong royong dengan membantu petugas BPBD membersihkan puing-puing dan sisa material atap rumah yang rusak akibat angin.
Hingga Kamis (5/3/2026) pukul 10.10 WIB, warga bersama petugas masih melakukan pembersihan di lokasi kejadian. Namun demikian, proses penanganan menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan material bangunan dan peralatan pemotong kayu untuk mempercepat evakuasi.
“Kami berharap dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat luas, untuk membantu meringankan beban korban. Setiap bantuan akan sangat berarti bagi pemulihan kondisi Ibu Ani Sahana dan keluarganya,” imbuh Nurma Suri.
BPBD Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem
Di sisi lain, BPBD Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah.
Petugas meminta masyarakat segera melaporkan kepada perangkat desa atau petugas terkait jika menemukan potensi bahaya di lingkungan masing-masing. Saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau kondusif sementara warga dan petugas menunggu bantuan material untuk perbaikan rumah korban.(Chandra Prasetya)













