Bupati Pilih Lokasi Publik untuk Memperkuat Mental Pelayanan
Lampung Selatan,M-TJEK-Bupati Lampung Selatan,Radityo Egi secara resmi melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pada Rabu (4/2/2026). Prosesi pengambilan sumpah jabatan tersebut berlangsung secara unik karena bertempat di Terminal Pasar Inpres Kalianda, bukan di gedung pemerintahan. Langkah ini mencerminkan komitmen kepala daerah untuk membawa birokrasi lebih dekat dengan realitas kehidupan masyarakat sehari-hari.
Teguran Keras Terhadap Pejabat yang Lupa Daratan
Egi menyampaikan pesan mendalam agar seluruh pejabat menjaga kerendahan hati setelah menduduki jabatan baru. Ia menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus pejabat pertanggungjawabkan melalui kerja nyata di lapangan. Menurutnya, lingkungan pasar yang panas dan ramai menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selamanya berada di ruangan yang sejuk.
“Jangan yang sudah naik jabatan merasa menjadi pejabat lalu lupa daratan. Kita harus bekerja dengan hati, bekerja melihat realita. Hari ini pasar kita banyak yang mengeluhkan sepi. Banyak sepi,” kata Egi.
Fokus Pembenahan Ekonomi dan Keluhan Pedagang
Kehadiran para pejabat di terminal pasar bertujuan agar mereka merasakan langsung kesulitan ekonomi yang warga hadapi. Egi menyoroti kondisi pasar yang saat ini sepi pembeli sebagai tantangan utama bagi pejabat yang baru saja dilantik. Oleh karena itu, ia menuntut inovasi dari dinas terkait untuk menghidupkan kembali pusat ekonomi kerakyatan tersebut.
Implementasi Lamsel Betik dalam Karakter Birokrasi
Selain isu ekonomi, Bupati Egi juga mempertegas pentingnya integritas tinggi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Penempatan pejabat kali ini merupakan hasil dari proses seleksi yang sangat panjang, selektif, dan objektif. Ia ingin memastikan bahwa orang-orang pilihan menduduki posisi strategis guna mempercepat pembangunan daerah.
Bupati Egi meminta pejabat menghidupkan semangat Lamsel Betik (Bebas Transaksi Ilegal dan Korupsi) sebagai karakter utama birokrasi Lampung Selatan. Ia berharap semangat ini mampu mencegah praktik pungutan liar maupun korupsi di lingkungan kerja. Dengan demikian, pelayanan publik akan berjalan lebih transparan dan memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat luas.(Chandra)













