Profil Pesantren Putri di Bandar Lampung
Bandar Lampung,M-TJEK NEWS,Hikmatul Mubtadi-aat menjadi pusat pendidikan Islam yang fokus mencetak generasi penghafal Al-Qur’an di Kota Bandar Lampung. Pondok pesantren ini berdiri sejak tahun 2018 atas inisiatif tiga bersaudara, yaitu KH. Basyaruddin Maisir, KH. Mufid, S.Ag, dan Ahmad Nasoha, S.Pd.I. Lembaga ini menempati lahan wakaf dari H. Ir. A. Ikhwan Hakim di Kecamatan Langkapura guna melestarikan tradisi keilmuan salaf.
✅ Penguatan Tradisi Salaf dan Tahfidz
Pondok Pesantren Putri Hikmatul Mubtadi-aat menggabungkan program unggulan Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz dengan penguatan kitab kuning. Pengasuh saat ini, Ahmad Nasoha, S.Pd.I., menjalankan sistem pendidikan nonformal salafiyah murni tanpa jenjang formal. Para santri mendalami berbagai bidang kajian mulai dari Fiqih, Nahwu, Shorof, hingga Tasawwuf melalui metode bandongan dan sorogan.
✅ Kurikulum Kitab dan Manhaj Ahlussunnah
Lembaga ini menerapkan kurikulum kitab standar pesantren seperti Alfiyah Ibnu Malik, Fathul Mu’in, hingga Tafsir Jalalain. Selain itu, pesantren memegang teguh ajaran Ahlussunnah wal Jamā‘ah an-Nahdliyah dengan mengikuti Madzhab Syafi’i. Aktivitas harian santri meliputi shalat berjamaah, wirid, serta khidmah kepada kiai untuk menjaga keberkahan ilmu.
✅ Hubungan Masyarakat dan Amaliyah Rutin
Pesantren juga mengemban peran sebagai pusat pembinaan umat melalui dakwah dan kegiatan sosial keagamaan. Ahmad Nasoha menegaskan visi lembaga ini dalam kutipan resminya: “Membentuk generasi Qur’ani yang berakhlāqul karīmah, mampu menghafal, memahami, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari dengan landasan keilmuan pesantren salaf.“(Chandra)













