Lampung Selatan, M-TJEK NEWS — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah yang insyaallah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026, nuansa kebersamaan mulai terasa di tengah masyarakat Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat dari unggahan status WhatsApp Kepala Desa Karang Jaya, Rudi Hartono.
Dalam unggahan tersebut, tampak momen video kebersamaan aparatur desa di Balai Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Jumat (20/3/2026).
Di akhir Ramadan, Pemerintah Desa Karang Jaya fokus menyiapkan Idul Fitri. Selain itu, mereka juga menanamkan nilai kebersamaan dan keharmonisan kepada warga.
Kepala Desa Karang Jaya, Rudi Hartono, bersama jajaran aparatur desa turut menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri dengan penuh makna.
Dalam video itu, Rudi Hartono menyampaikan ucapan, “Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, tabik pun. Kami atas nama Pemerintah Desa Karang Jaya, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin.”
Seluruh aparatur desa yang hadir kemudian mengikuti ucapan tersebut secara serentak.
Momen tersebut bukan sekadar seremoni. Aparatur desa menjadikannya sebagai ruang refleksi perjalanan bersama warga selama setahun terakhir.
Momentum Saling Memaafkan dan Mempererat Silaturahmi
Dalam momentum tersebut, Rudi Hartono menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri 1447 Hijriyah sebagai ajang memperbaiki hubungan antarsesama.
Ia mengajak masyarakat untuk membuka hati dan memperkuat tali persaudaraan.
“Hari RayaIdulFitri bukan hanya tentang kembali ke fitrah secara pribadi, tetapi juga momentum untuk mempererat silaturahmi, menghapus segala khilaf, dan membangun kebersamaan yang lebih kuat di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, kebersamaan antar aparatur desa tampak terjalin hangat. Mereka saling menyapa dan berbagi senyum, mencerminkan makna Idul Fitri sebagai momen untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan antarsesama.
Harapan Baru untuk Kemajuan Desa
Selain sebagai perayaan keagamaan, masyarakat juga memaknai Idul Fitri sebagai awal baru dalam membangun desa yang lebih maju dan harmonis.
Pemerintah Desa juga berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi demi kemajuan bersama.
“Kami berharap Idul Fitri ini membawa semangat baru bagi seluruh masyarakat Desa Karang Jaya untuk terus bergotong royong, membangun desa, dan menjaga keharmonisan yang selama ini telah terjalin,” jelas Rudi Hartono.
Ia menambahkan bahwa kebersamaan di hari kemenangan harus menjadi energi positif untuk melahirkan ide dan kegiatan yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Komitmen Pelayanan dan Kedekatan dengan Warga
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.
Kedekatan antara aparatur desa dan warga menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang kuat dan berdaya.
“Kami sebagai pemerintah desa akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Idul Fitri ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu dekat dengan warga dan mengutamakan kepentingan bersama,” imbuhnya.
Selain itu, pemerintah desa juga memanfaatkan momentum Idul Fitri untuk menyerap aspirasi masyarakat, mendengar langsung kebutuhan warga, serta memperkuat rasa kebersamaan yang tulus.
Idul Fitri, Simbol Harapan dan Kebersamaan
Bagi masyarakat Desa Karang Jaya, Idul Fitri bukan sekadar perayaan tahunan. Lebih dari itu, momen ini menjadi simbol harapan baru—tentang persaudaraan yang semakin erat, semangat gotong royong yang terus hidup, serta kehidupan desa yang harmonis.
Di penghujung Ramadan ini, Desa Karang Jaya mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati tidak selalu berasal dari hal-hal besar, melainkan dari kebersamaan yang terus dijaga dan dirawat setiap hari. (ARIF)

















