Pemerintah Italia Larang Suporter Inter Milan Hadiri Laga

Milan, M-TJEK NEWSInter Milan resmi menerima sanksi berat berupa larangan pembelian tiket untuk tiga pertandingan tandang berikutnya di Serie A. Menteri Dalam Negeri Italia menjatuhkan hukuman ini setelah suporter melempar kembang api yang melukai kiper Cremonese, Emil Audero. Akibatnya, pendukung klub berjuluk Nerazzurri tersebut tidak boleh mendampingi tim saat melawat ke markas Sassuolo, Lecce, dan Fiorentina.

  • Kronologi Insiden Pelemparan Flare ke Emil Audero

Kericuhan pecah pada laga kontra Cremonese saat sebuah kembang api dari tribun pendukung Inter mengenai kaki Emil Audero. Wasit sempat menghentikan pertandingan selama beberapa menit guna memberikan perawatan medis kepada sang kiper. Meskipun Audero sanggup melanjutkan laga, ia menderita luka ringan dan bekas bakar akibat ledakan kembang api tersebut.

  • Kebijakan Larangan Perjalanan bagi Warga Lombardy

Pemerintah melarang penduduk wilayah Lombardy membeli tiket tribun tandang hingga 23 Maret 2026 mendatang. Namun, aturan ini tidak berlaku untuk laga derbi melawan AC Milan pada 8 Maret karena pertandingan berlangsung di kota yang sama. Selain sanksi administratif, otoritas sepak bola Italia juga tengah menyiapkan sanksi tambahan yang akan rilis pada Rabu (4/2/2026).

  • Respons Manajemen dan Permintaan Maaf Lautaro Martinez

Presiden klub, Beppe Marotta, bergerak cepat merespons insiden memalukan ini dengan menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Cremonese. Selain manajemen, kapten tim Lautaro Martinez juga secara terbuka menyesali tindakan oknum suporter tersebut. Lautaro menegaskan bahwa keselamatan pemain harus menjadi prioritas utama dalam setiap pertandingan sepak bola.(Chandra)