Pemerintah Provinsi Lampung Ambil Langkah Pembangunan Ulang

Lampung Timur,M-TJEK NEWS, melalui Pemerintah Provinsi memastikan penanganan Jembatan Kali Pasir di Kecamatan Way Bungur melalui skema pembangunan ulang total. Langkah ini menyusul desakan masyarakat serta hasil penilaian teknis yang menyatakan struktur lama jembatan tidak layak untuk berlanjut. Keputusan tersebut bertujuan menjamin keselamatan warga yang menggunakan akses penghubung utama antara Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto tersebut.

  • Hasil Penilaian Teknis Rekomendasikan Bongkar Struktur

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, memaparkan alasan pembongkaran struktur lama secara mendalam. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima rekomendasi resmi dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) setelah melakukan peninjauan lapangan.

Tim teknis menemukan bahwa spesifikasi struktur yang ada saat ini tidak memenuhi standar kelayakan bangunan jembatan nasional.

“Dari hasil penilaian teknis, kondisi struktur jembatan yang ada tidak memenuhi spesifikasi dan standar kelayakan. Karena itu, melanjutkan pembangunan di atas struktur lama tidak direkomendasikan,” ujar Taufiqullah saat memberikan keterangan resmi.

  • Keselamatan Masyarakat Menjadi Pertimbangan Utama Pemerintah

Pemerintah Provinsi memahami sepenuhnya aspirasi warga yang menginginkan percepatan operasional jembatan sebagai akses vital ekonomi. Namun, Taufiqullah menegaskan bahwa aspek keamanan tetap berada di atas segalanya guna menghindari risiko kegagalan struktur di masa depan.

Fokus utama pemerintah saat ini adalah menghadirkan infrastruktur yang kokoh, aman, dan memiliki masa pakai jangka panjang bagi warga Lampung Timur.

“Keinginan masyarakat agar jembatan segera digunakan tentu kami dengar. Tetapi yang paling penting adalah jembatan ini harus benar-benar aman dan layak, agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari,” tegas Taufiqullah.

  • Koordinasi Lintas Sektor Percepat Penanganan Infrastruktur

Meskipun proyek ini awalnya merupakan prakarsa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, Pemerintah Provinsi tetap memberikan pendampingan intensif. Koordinasi antara BPJN, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Kabupaten terus berjalan guna mengatasi kendala anggaran yang menghambat penyelesaian proyek sebelumnya.

Pembangunan ulang ini menjadi solusi paling tepat agar masyarakat Way Bungur segera memiliki akses transportasi yang stabil dan berkelanjutan.

“Yang terpenting, jembatan ini nantinya bisa digunakan dengan aman dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Way Bungur,” pungkasnya.(Chandra)