Provinsi Lampung Catat Lonjakan Drastis Kunjungan Wisatawan 

Bandar Lampung, M-TJEK NEWS Pariwisata Lampung mencetak prestasi gemilang dengan menembus jajaran 10 besar destinasi nasional sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, total kunjungan wisatawan mencapai angka 24,7 juta orang atau naik signifikan sebesar 53,50% daripada tahun sebelumnya. Lonjakan besar ini melampaui target pemerintah pusat sekaligus mengukuhkan posisi Lampung sebagai tujuan favorit di Pulau Sumatra.

  • Ekonomi Daerah Raup Keuntungan Rp53 Triliun 

Sektor ini memberikan dampak ekonomi yang sangat luar biasa bagi masyarakat lokal. Aktivitas para pelancong menghasilkan perputaran uang sebesar Rp53,11 triliun di seluruh wilayah Lampung. Selain itu, rata-rata pengeluaran wisatawan menyentuh angka Rp2,15 juta per orang selama mereka menikmati waktu liburan di Bumi Ruwa Jurai.

Infografis data statistik pencapaian pariwisata Lampung tahun 2025
  • Pantai Masih Menjadi Primadona Wisatawan Domestik 

Wisatawan domestik tetap memilih area pantai sebagai destinasi utama saat mengunjungi Lampung. Meskipun begitu, pemerintah daerah tetap mengembangkan 627 lokasi wisata lainnya guna memperkaya pilihan bagi pengunjung. Keberhasilan ini terlihat jelas pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang menunjukkan tren kunjungan sangat padat.

  • Fasilitas Hotel Dukung Peningkatan Hunian Wisata

Infrastruktur pendukung seperti akomodasi juga menunjukkan performa yang positif sepanjang tahun tersebut. Saat ini, Lampung memiliki 544 hotel berbintang dan non-bintang yang melayani kebutuhan para tamu. Tingkat hunian hotel pun berhasil mencapai 48,93% seiring dengan membludaknya jumlah kunjungan wisatawan nasional dan lokal.

  • Pemerintah Fokus Optimalkan Kualitas Layanan Publik 

Pemerintah Provinsi Lampung kini fokus meningkatkan standar pelayanan pada seluruh titik destinasi unggulan tersebut. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaga momentum pertumbuhan positif agar wisatawan merasa nyaman dan kembali berkunjung di masa depan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal menjadi kunci utama dalam mempertahankan predikat Lampung sebagai pilar ekonomi kreatif nasional melalui sektor ini.(Chandra)