Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Liga Italia Petik Keuntungan Besar

Jakarta, M-TJEK NEWS Budapest  Kegagalan Arsenal meraih gelar Liga Champions 2025/2026 ternyata membawa kabar baik bagi klub-klub Serie A Italia. Kekalahan The Gunners di partai final membuat Liga Italia memperoleh keuntungan penting dalam distribusi slot kompetisi Eropa musim depan.

Arsenal harus mengubur mimpi mengangkat trofi Liga Champions setelah kalah dari Paris Saint-Germain (PSG) pada laga final yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026).

Pertandingan berlangsung sengit hingga babak perpanjangan waktu. Kedua tim bermain imbang 1-1 selama 120 menit sebelum PSG akhirnya memastikan kemenangan 4-3 melalui adu penalti.

Hasil tersebut sekaligus menggagalkan upaya Arsenal menyempurnakan dominasi klub-klub Inggris di kompetisi Eropa musim ini.

  • Liga Inggris Gagal Sapu Bersih Gelar Eropa

Sebelumnya, Premier League memiliki peluang besar menyapu bersih tiga trofi antarklub Eropa musim 2025/2026.

Peluang itu muncul setelah tiga wakil Inggris berhasil mencapai final di tiga kompetisi berbeda.

Arsenal tampil di final Liga Champions, Aston Villa lolos ke final Liga Europa, dan Crystal Palace mencapai final UEFA Conference League.

Aston Villa sukses mempersembahkan gelar Liga Europa bagi Inggris, sementara Crystal Palace juga berhasil menjuarai UEFA Conference League.

Namun, kekalahan Arsenal dari PSG membuat ambisi Premier League meraih treble gelar Eropa gagal terwujud.

  • Serie A Tersenyum

Di balik kekecewaan Arsenal, hasil final Liga Champions justru membawa dampak positif bagi Liga Italia.

Keberhasilan PSG mempertahankan gelar membuat distribusi slot kompetisi Eropa dan koefisien UEFA menjadi lebih menguntungkan bagi wakil-wakil Serie A.

Liga Italia yang dalam beberapa musim terakhir terus bersaing dengan Liga Inggris dan Liga Spanyol dalam perolehan poin koefisien UEFA mendapat tambahan keuntungan dari hasil tersebut.

Situasi ini membuka peluang lebih besar bagi klub-klub Italia untuk mempertahankan daya saing mereka di kompetisi Eropa pada musim mendatang.

  • Arsenal Kembali Gagal di Final Liga Champions

Bagi Arsenal, kekalahan ini menambah daftar kekecewaan di ajang Liga Champions.

Klub asal London Utara tersebut kembali gagal meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah mereka meski tampil impresif sepanjang musim.

Pasukan Mikel Arteta sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada PSG. Namun, keberuntungan pada babak adu penalti berpihak kepada wakil Prancis tersebut.

Kegagalan ini juga membuat Arsenal harus menunda ambisi menambah koleksi gelar Eropa sekaligus mengakhiri musim dengan rasa kecewa meski tampil kompetitif di berbagai ajang.

Sementara itu, PSG semakin mengukuhkan status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun.(Danang Permana)