Panitia Matangkan Persiapan dan Layanan Kesehatan

Lampung Selatan, M-TJEK NEWS — Persiapan HSN 2026 tingkat Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, telah mencapai sekitar 50–60 persen. 

Panitia kini mematangkan kebutuhan teknis dan berkoordinasi dengan UPT Puskesmas Banjar Agung untuk menyiapkan layanan kesehatan bagi peserta.

Ketua Pelaksana HSN 2026 tingkat Kecamatan Jati Agung, Waryanto, S.Pd., mengatakan panitia telah menetapkan susunan kepanitiaan, pembagian tugas, konsep acara, jadwal, dan lokasi pelaksanaan.

“Untuk saat ini persiapan baru sekitar 50 sampai 60 persen, Mas. Susunan panitia dan pembagian tugas sudah ditetapkan. Konsep acara, jadwal kegiatan, dan lokasi pelaksanaan juga sudah disepakati,” ujar Waryanto kepada NU Media Jati Agung, media patner M-TJEK News pada Kamis (8/10/2026).

Peringatan Hari Santri Nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026.

Meski sejumlah persiapan telah rampung, panitia masih menghitung estimasi peserta dan kebutuhan logistik.

Selain itu, panitia sedang menyusun petugas upacara untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib.

  • Panitia HSN Koordinasi dengan Puskesmas Banjar Agung

Lebih lanjut, Panitia HSN 2026 juga mengunjungi UPT Puskesmas Banjar Agung untuk membahas dukungan layanan kesehatan selama kegiatan berlangsung.

Menurut Waryanto, Kepala UPT Puskesmas Banjar Agung menyambut baik rencana pelaksanaan HSN tersebut dan menyatakan kesediaan untuk bekerja sama dengan panitia.

Panitia mengajukan dukungan berupa tenaga medis, ambulans, obat-obatan dasar, serta penyuluhan kesehatan bagi peserta.

“Alhamdulillah, kunjungan kami disambut dengan sangat baik oleh Kepala Puskesmas. Beliau sangat antusias dengan rencana kegiatan yang akan kami selenggarakan dan bersedia bekerja sama dengan panitia HSN,” kata Waryanto.

Meski demikian, panitia masih perlu menyesuaikan jumlah tenaga medis dengan kebutuhan kegiatan dan jadwal pelayanan rutin Puskesmas.

Karena itu, koordinasi lanjutan diperlukan untuk memastikan jumlah petugas medis dan bentuk dukungan yang dapat diberikan saat peringatan HSN berlangsung.

  • Panitia HSN Antisipasi Cuaca Panas

Selain layanan kesehatan, panitia juga mengantisipasi kondisi cuaca yang belakangan ini cukup ekstrem. 

Paparan sinar matahari selama upacara menjadi salah satu perhatian dalam persiapan kegiatan.

Waryanto menjelaskan, panitia berencana memulai upacara lebih awal agar seluruh rangkaian kegiatan selesai sebelum matahari semakin terik.

Langkah tersebut diharapkan membuat peserta lebih nyaman saat mengikuti upacara sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas.

Panitia juga merencanakan penambahan tenda atau tarup sebagai tempat berteduh bagi peserta. 

Fasilitas tersebut diharapkan membantu peserta yang tidak terbiasa mengikuti kegiatan di bawah terik matahari dalam waktu lama.

“Selain posko kesehatan, kami merencanakan penambahan jumlah tenda atau tarup untuk langkah antisipasi bagi peserta yang tidak terbiasa terkena terik sinar matahari saat upacara berlangsung,” jelasnya.

  • Persiapan HSN 2026 Terus Dimatangkan

Panitia terus mematangkan persiapan teknis dan kebutuhan pendukung menjelang peringatan HSN 2026 di Kecamatan Jati Agung.

Koordinasi dengan Puskesmas Banjar Agung menjadi salah satu upaya untuk mendukung kesiapan layanan kesehatan. 

Sementara itu, pengaturan waktu upacara dan rencana penambahan tenda menjadi bagian dari langkah antisipasi terhadap cuaca panas.

Waryanto berharap seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, peringatan HSN 2026 tingkat Kecamatan Jati Agung dapat berlangsung tertib dan khidmat, sekaligus memperhatikan kenyamanan serta kesehatan peserta. (Iyan)