China-ASEAN Alliance Perkuat Kerja Sama Pembelajaran Jangka Panjang
Lampung Selatan, M-TJEK NEWS — China-ASEAN Alliance for Lifelong Learning resmi diluncurkan dalam edisi perdana International Forum on Digital Empowerment for Lifelong Learning. Kehadiran aliansi ini menjadi tonggak baru sebagai platform multilateral permanen pertama yang berfokus pada penguatan kerja sama pembelajaran jangka panjang di kawasan ASEAN.
Peluncuran aliansi melibatkan berbagai institusi pendidikan dan organisasi dari sejumlah negara. Anggota pendiri terdiri atas Guizhou Open University, Universitas Diponegoro dari Indonesia, Lao National Institute for Energy and Trade Research di bawah Kementerian Energi dan Pertambangan Laos, Cambodian-American First International School, Vietnam Hanoi Academy, serta Australia’s Education Innovation Alliance.
Universitas dan Mitra Strategis Bergabung dalam Aliansi
Selain institusi dari kawasan ASEAN, sejumlah universitas terbuka terkemuka di Tiongkok juga bergabung sebagai anggota inti. Universitas tersebut meliputi Sichuan Open University, Jiangsu Open University, Guangdong Open University, Yunnan Open University, Shanghai Open University, dan Qingdao Open University.
Di sisi lain, sektor industri turut mendukung pembentukan aliansi melalui keikutsertaan Juntai Rong Hong (Beijing) Cultural Technology Co., Ltd. sebagai mitra strategis.
Fokus pada Empat Bidang Kerja Sama Pendidikan
Sebagai wadah kolaborasi sukarela, China-ASEAN Alliance menghimpun sekolah, perguruan tinggi, lembaga pendidikan, dan berbagai organisasi untuk memperkuat kerja sama regional.
Aliansi ini berfokus pada empat bidang utama, yaitu berbagi praktik terbaik dalam metode pembelajaran, pemanfaatan bersama sumber daya pendidikan, pengembangan standar pengajaran, serta kolaborasi penelitian dan pengembangan teori pendidikan.
Guizhou Open University Jadi Sekretariat Aliansi
Guizhou Open University dipercaya menjadi sekretariat aliansi. Melalui pernyataannya, universitas tersebut menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan teknologi digital dalam membangun sistem pembelajaran jangka panjang yang lebih berkualitas.
Selain itu, Guizhou Open University juga berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang inklusif, mudah diakses, dan tersedia bagi seluruh kalangan masyarakat.
Perkuat Hubungan Pendidikan Tiongkok dan ASEAN
Pembentukan aliansi ini mempererat kesepahaman antara Tiongkok dan negara-negara ASEAN dalam mengembangkan sistem pembelajaran jangka panjang. Kehadiran platform tersebut juga membuka peluang kerja sama pendidikan yang lebih luas, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga program pembelajaran bagi masyarakat usia lanjut.
Sementara itu, para pakar menilai kolaborasi multilateral ini akan memperkuat pengembangan ekosistem pembelajaran global yang lebih inklusif dan berbasis teknologi digital, sejalan dengan perkembangan sistem pendidikan dunia. (Danang Permana)













