Dmitri Bivol Pilih Abaikan Tawaran Menggiurkan untuk Trilogi Lawan Beterbiev
JAKARTA,M-TJEK NEWS— Dmitri Bivol menolak pertarungan trilogi melawan Artur Beterbiev meski International Boxing Association (IBA) menawarkan bayaran yang jauh lebih besar dibandingkan dua duel sebelumnya. Keputusan itu membuat rencana laga ketiga antara dua petinju elite kelas berat ringan belum dapat terwujud.
Presiden IBA Umar Kremlev mengatakan pihaknya telah mengajukan tawaran bernilai tinggi kepada kubu Bivol. Namun hingga kini, juara dunia WBA, WBO, dan IBF tersebut belum menerima proposal tersebut.
“Tawaran yang kami berikan kepada Bivol untuk pertarungan ketiga jauh lebih besar daripada dua pertarungan pertama. Secara spesifik, Bivol diberi tawaran dua kali lebih besar daripada di pertarungan sebelumnya,” kata Presiden IBA Umar Kremlev.
Rivalitas Bivol dan Beterbiev Belum Berlanjut
Bivol dan Beterbiev telah bertemu dalam dua pertarungan sengit yang berakhir melalui keputusan mayoritas pada Oktober 2024 dan Februari 2025.
Pada duel pertama, Beterbiev berhasil menjadi juara kelas berat ringan sejati. Namun, Bivol membalas kekalahan tersebut dengan merebut kembali gelarnya pada laga kedua.
Meski demikian, berbagai perkembangan yang terjadi dalam 17 bulan terakhir membuat pertarungan trilogi belum bisa terlaksana.
IBA Terus Berupaya Wujudkan Pertarungan Ketiga
IBA kemudian mengambil langkah untuk mengupayakan trilogi tersebut. Organisasi itu beberapa kali mengajukan penawaran baru, termasuk dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil.
“Saya sangat kecewa. Semua orang menunggu pertarungan ini. Saya tidak tahu mengapa Bivol dan timnya tidak menerima tawaran tersebut, tetapi saya akan melakukan yang terbaik untuk mewujudkan pertarungan ini,” katanya.
Kremlev juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berdiskusi cukup lama dengan kedua kubu.
“Sejujurnya, kami telah memberikan penawaran tertulis yang sangat bagus. Namun sayangnya, tim Bivol masih menunggu sesuatu. Bivol tampaknya siap bertarung, tetapi timnya masih mempertimbangkan,” katanya.
Bivol Fokus Jalani Kewajiban Pertahankan Gelar
Sementara itu, setelah mengalahkan Beterbiev, Bivol memilih melepas sabuk WBC pada April 2025 daripada menghadapi penantang wajib David Benavidez.
Selanjutnya, Bivol menjalani operasi punggung pada Agustus 2025 sebelum kembali bertanding pada Mei 2026. Dalam laga comeback tersebut, ia mengalahkan penantang wajib IBF Michael Eifert melalui keputusan bulat.
Kini, WBO memerintahkan Bivol untuk menghadapi juara interim Callum Smith sebagai penantang wajib. Kedua pihak memiliki waktu hingga 26 Juli untuk mencapai kesepakatan pertarungan.
Di sisi lain, Kremlev meyakini Bivol akan lebih dahulu menghadapi Smith, sedangkan Beterbiev diperkirakan menjalani laga lain. Meski begitu, IBA tetap membuka peluang melanjutkan pembicaraan trilogi apabila kedua kubu siap bernegosiasi kembali. (Danang Permana)













