Bandar Lampung, M-TJEK NEWS — Di tengah maraknya hoaks dan derasnya arus informasi digital, JMSI Lampung menyiapkan agregator news dan platform digital terintegrasi sebagai solusi.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua Pengda JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, dalam sambutannya saat pelantikan pengurus, di Balai Keratun, pada Jum’at 10 April 2026.
Selain menghadirkan solusi digital, JMSI Lampung juga menargetkan penguatan organisasi hingga seluruh wilayah Lampung.
Dalam forum yang dihadiri unsur Forkopimda, organisasi pers, dan tokoh masyarakat tersebut, Ahmad Novriwan menegaskan target pembentukan kepengurusan di 14 kabupaten/kota paling lambat selesai pada tahun 2027.
Baca Juga: Ir. Ari Rahman Bacakan SK, JMSI Lampung Tetapkan Pengurus Periode 2025–2030
Saat ini, JMSI Lampung telah membentuk 8 pengurus cabang, dan terus mempercepat ekspansi untuk mencapai target 14 kabupaten/kota pada 2027.
“Pada saat saya menerima bendera pataka, sudah menjadi kesepakatan kita bersama pada Musyawarah Daerah, bahwa tahun 2027 seluruh kabupaten/kota harus sudah terbentuk pengurus JMSI,” ujar Novriwan.
Pelantikan Sempat Tertunda, Tapi Momentum Tetap Kuat
Ahmad Novriwan mengawali sambutannya dengan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan yang sempat tertunda karena Lebaran.
“Rencana pelantikan yang semula tanggal 4 dan 5 April tertunda karena Lebaran, dan hari ini bisa kita laksanakan. Ini patut kita syukuri,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung.
“Terima kasih kepada Bapak Sekda yang telah menempatkan kami di tempat yang sangat baik dan terhormat ini,” ujarnya.
JMSI Bukan Sekadar Media, Tapi Kekuatan Ekonomi
Dalam sambutannya, Novriwan menegaskan bahwa JMSI bukan hanya organisasi media, tetapi juga wadah perusahaan pers yang memiliki kekuatan ekonomi lintas sektor.
“JMSI ini organisasi perusahaan pers. Anggotanya bukan hanya punya media, tapi juga bergerak di berbagai bidang, seperti konstruksi, perdagangan, dan lainnya,” jelasnya.
Ia juga menyinggung situasi global yang tidak menentu, sehingga mendorong JMSI untuk terus beradaptasi.
Fokus Penguatan Organisasi dan Digitalisasi
Ke depan, JMSI Lampung akan fokus pada penguatan internal organisasi sekaligus transformasi digital.
Baca Juga: Dari Balai Keratun, JMSI Lampung Siap Tancap Gas di Bawah Kepemimpinan Ahmad Novriwan
Salah satu langkah strategisnya adalah penguatan bidang penelitian dan pengembangan (Litbang) yang ditargetkan mulai berjalan optimal pada 2027.
“Mudah-mudahan Litbang yang sudah kami ajukan bisa berjalan dan memberi kontribusi nyata,” katanya.
JMSI Kembangkan Agregator News dan Platform Digital
Dalam kesempatan tersebut, Novriwan memperkenalkan inovasi digital JMSI Lampung dan menghadirkan Ketua Tim Platform Digital, Andri Supriyadi, untuk memaparkan program tersebut.
Tiga Fokus Utama Platform Digital JMSI
1. Agregator News
Platform ini dirancang untuk menjawab persoalan ribuan portal berita di Lampung yang membuat masyarakat kesulitan menemukan informasi terpercaya.
“Masyarakat saat ini kesulitan mencari berita yang cepat dan terpercaya. Agregator ini akan menjadi satu pintu informasi,” jelas Andri.
Sistem ini bekerja secara real-time, di mana setiap berita dari media anggota JMSI langsung terintegrasi dalam satu platform.
2. Penguatan Kepercayaan Digital
Menurut Andri, tantangan besar saat ini adalah persaingan antara media dan konten kreator yang sering menghadirkan informasi tidak terverifikasi.
“Hoaks dan informasi yang tidak jelas membuat masyarakat sulit mendapatkan kebenaran. Ini yang ingin kita perbaiki,” ujarnya.
3. Peningkatan Traffic Media Anggota
Selain itu, agregator news juga akan membantu meningkatkan performa media anggota JMSI di mesin pencarian Google.
“Dengan sistem ini, traffic media anggota akan terangkat karena pembaca diarahkan langsung ke website masing-masing,” katanya.
Bangun Ekosistem Digital: Ojek Online hingga Hosting Mandiri
Selain Agregator News, JMSI Lampung juga akan mengembangkan:
- Aplikasi ojek online Jakku
- Layanan hosting khusus media anggota
- Sistem monitoring aktivitas media
Langkah ini bertujuan melindungi media anggota dari risiko digital, termasuk penyalahgunaan domain.
“Kami ingin memastikan media anggota JMSI aman, nyaman, dan bisa berkembang tanpa harus bergantung pada pihak luar,” tegas Andri.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Menutup sambutannya, Ahmad Novriwan mengajak seluruh pihak untuk mendukung langkah JMSI Lampung dalam membangun ekosistem media yang sehat dan profesional.
Ia menekankan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam keberhasilan program tersebut.
Kesimpulan: JMSI Lampung Siap Bertransformasi
Dengan target ekspansi organisasi hingga 14 kabupaten/kota, serta penguatan digital melalui Agregator News dan platform terintegrasi, JMSI Lampung menunjukkan keseriusannya menghadapi tantangan industri media modern.
Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik awal transformasi menuju organisasi pers yang adaptif, profesional, dan berdaya saing tinggi. (ARIF)














