Hadiah Desa HELAU 2026 Dorong Pembangunan Desa
Lampung Selatan,M-TJEK NEWS— Hadiah Desa HELAU 2026 menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk mempercepat pembangunan desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis inovasi.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menyiapkan anggaran Rp10 miliar bagi desa pemenang program Desa Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul (HELAU) 2026. Pemerintah daerah akan menyalurkan hadiah tersebut dalam bentuk pembangunan jalan lingkungan.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kabupaten Lampung Selatan, M Darmawan, mengatakan hadiah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pembangunan desa.
“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah menyiapkan total hadiah sebesar Rp10 miliar berupa program pembangunan jalan lingkungan dalam Lomba Desa HELAU Tahun 2026,” kata M Darmawan di Kalianda, Jumat.
Program Desa HELAU Jadi Prioritas Pemkab
Program Desa HELAU menjadi salah satu inovasi strategis Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam membangun tata kelola desa modern dan berkelanjutan.
Selain itu, pemerintah daerah memasukkan program tersebut ke dalam agenda prioritas bersama layanan digital lainnya.
Pemerintah berharap program tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya lingkungan yang tertata, bersih, hijau, dan unggul.
M Darmawan menjelaskan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama ingin program Desa HELAU tidak hanya menjadi kegiatan seremonial.
Namun, program tersebut juga harus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan desa secara aktif dan berkelanjutan.
Camat Diminta Sosialisasikan Desa HELAU
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meminta seluruh camat aktif mengenalkan program Desa HELAU hingga tingkat RT dan RW.
Langkah tersebut bertujuan agar masyarakat memahami manfaat dan tujuan program secara menyeluruh. Dengan demikian, masyarakat dapat terlibat langsung dalam pelaksanaan program desa tersebut.
“Program ini bagaimana bisa sampai ke tengah masyarakat. Jadi para camat nanti juga harus menyampaikan kepada masyarakat apa itu Desa HELAU. Jangan sampai masyarakat tidak mengerti, seolah-olah program ini berhenti di pemerintah saja,” katanya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menggelar sosialisasi maraton mulai 2 hingga 11 Juni 2026 di delapan titik strategis yang mencakup 17 kecamatan.
“Untuk memastikan pesan ini tersampaikan, Pemkab Lampung Selatan dijadwalkan akan menggelar sosialisasi maraton mulai 2 hingga 11 Juni 2026. Sosialisasi ini akan berlangsung di delapan titik strategis yang mencakup 17 kecamatan, serta melibatkan pemerintah desa dan operator desa,” ucapnya.
Penilaian Desa HELAU Dimulai dari Administrasi
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, pemerintah desa akan memahami indikator penilaian, proses penginputan data, hingga teknis pelaksanaan lomba Desa HELAU 2026.
M Darmawan menjelaskan tahapan lomba dimulai dari penilaian administrasi dan penginputan data desa. Setelah itu, tim juri melakukan verifikasi lapangan untuk menentukan 10 desa terbaik.
“Terkait linimasa kompetisi, tahapan lomba akan dimulai dari penilaian administrasi dan penginputan data desa. Setelah itu, tim juri akan melakukan verifikasi lapangan untuk menyaring 10 besar desa terbaik,” ucap dia.
Selanjutnya, lima desa terbaik akan mempresentasikan keunggulan wilayah masing-masing di hadapan Bupati Lampung Selatan bersama tim juri di aula pemerintah kabupaten.
Hadiah Desa HELAU 2026 Hingga Rp1 Miliar
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan membagikan anggaran Rp10 miliar kepada 40 desa pemenang dalam bentuk pembangunan fisik desa.
Melalui skema penghargaan tersebut, pemerintah daerah ingin memberikan apresiasi nyata kepada desa yang mampu menghadirkan inovasi pembangunan dan menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
“Juara pertama akan mendapatkan program pembangunan jalan lingkungan senilai Rp1 miliar, juara kedua sebesar Rp700 juta, juara ketiga Rp500 juta, dan juara harapan sebesar Rp400 juta. Sementara itu, desa-desa lain yang masuk dalam peringkat 40 besar masing-masing akan menerima bantuan pembangunan rata-rata Rp200 juta,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap program Desa HELAU mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban, kelestarian lingkungan, dan kemandirian desa secara berkelanjutan.(Erwin Indra Saputra)













