Bandar Lampung, M-TJEK NEWS Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan pentingnya peran media siber dalam menjaga kualitas informasi di tengah derasnya arus digital dan maraknya hoaks.

Hal itu disampaikan dalam pelantikan pengurus JMSI Provinsi Lampung periode 2025–2030, di Balai Keratun, Jum’at 10 April 2026.

Sambutan Gubernur Lampung dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., yang hadir mewakili gubernur.

Dalam pengantarnya, Sekda menyampaikan salam hormat dari Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung yang berhalangan hadir karena agenda penting.

“Seyogianya beliau ingin hadir langsung. Namun hingga tadi malam, beliau menyampaikan harus memimpin rapat bersama bupati dan wali kota terkait mitigasi bencana El Nino,” ujarnya.

Foto M-TJEK NEWS: Sekda Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan memberi selamat kepada pengurus JMSI yang di Lantik.

Ia menjelaskan, rapat tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam menghadapi potensi dampak perubahan iklim yang diprediksi oleh BMKG dalam beberapa bulan ke depan.

  • Pelantikan JMSI Jadi Tonggak Komitmen Informasi Berkualitas

Dalam sambutan yang dibacakannya, Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus JMSI yang baru dilantik.


Baca JugaKetum JMSI Teguh Santosa Soroti Kedaulatan Digital, Dorong Daerah Bangun Platform Sendiri


 

“Pelantikan ini menjadi tonggak komitmen sejati dalam mengawal informasi untuk Lampung tercinta,” kata Marindo.

Ia menegaskan, amanah yang diemban JMSI bukan sekadar menjalankan organisasi, tetapi juga memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi di ruang digital yang semakin terbuka dan kompleks.

  • Hoaks dan Deepfake Jadi Ancaman Serius di Era Digital

Sekda menyoroti perubahan besar yang terjadi di dunia digital, terutama dengan hadirnya kecerdasan buatan (AI) dan algoritma platform global.

Menurutnya, kecepatan distribusi informasi saat ini menjadi tantangan sekaligus ancaman.

“Kita bisa menjangkau masyarakat dalam hitungan detik. Namun di sisi lain, kecepatan ini juga bisa menjadi jebakan,” jelasnya.

Foto M-TJEK NEWS: Tamu undangan dalam pelantikan JMSI Lampung di Balai Keratun, Jum’at 10 April 2026.

Ia mengingatkan bahwa hoaks kini tidak lagi tampil secara amatir. Teknologi seperti deepfake memungkinkan penyebaran video palsu yang tampak sangat nyata.

“Jika tidak hati-hati, informasi yang kita sajikan bisa tersesat di tengah hiruk pikuk disinformasi,” tegasnya.

  • Media Siber Harus Jadi Jangkar di Tengah Badai Informasi

Di tengah kompleksitas tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung melihat adanya harapan besar bagi media yang tetap menjaga kualitas.

“Masyarakat mulai jenuh dengan berita transaksional yang isinya kosong. Mereka akan kembali mencari kebenaran,” ujarnya.

Karena itu, ia menegaskan bahwa media siber harus menjadi jangkar di tengah badai informasi.

“Inilah saatnya kita membuktikan bahwa kualitas tetap menjadi pemenang,” tambahnya.

  • Peran Strategis Media untuk Promosi Daerah

Lebih lanjut, Sekda menyebut media siber memiliki peran penting dalam mempromosikan potensi daerah.

Menurutnya, melalui karya jurnalistik, potensi pertanian, pariwisata, hingga pembangunan infrastruktur di Lampung dapat dikenal luas hingga tingkat internasional.

“Media adalah jendela dunia bagi daerah,” katanya.

  • Ajak JMSI Perkuat Integritas dan Verifikasi Berita

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga mengajak seluruh insan media, khususnya JMSI, untuk memperkuat integritas.


Baca JugaHadapi Banjir Hoaks, JMSI Lampung Siapkan Agregator News dan Platform Digital


Ia menekankan pentingnya proses verifikasi sebelum publikasi berita.

“Pastikan setiap informasi yang tayang telah melalui verifikasi yang tepat, karena kepercayaan masyarakat adalah aset termahal,” ujarnya.

Selain itu, ia mendorong insan media untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memahami perkembangan teknologi agar tidak tertinggal di era digital.

  • Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan media dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami membutuhkan rekan-rekan media untuk menyampaikan model pembangunan secara transparan dan akurat kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa transparansi dan partisipasi publik tidak akan terwujud tanpa peran aktif media.

  • Penutup: Amanah JMSI Harus Dijalankan dengan Tanggung Jawab

Menutup sambutan, Sekda kembali mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus JMSI Provinsi Lampung periode 2025–2030.

Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan semangat kolaborasi.

“Selamat bertugas, selamat berkarya, dan mari kita wujudkan informasi di Lampung yang semakin berkualitas dan menginspirasi,” tutupnya. (ARIF).