Kendaraan Listrik Lampung Selatan Masuki Tahap Pengembangan Infrastruktur
Lampug Selatan, M-TJEK NEWS — Kendaraan listrik Lampung Selatan mulai memasuki tahap pengembangan infrastruktur setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mendukung rencana investasi PT Rekadaya Indotama untuk membangun 110 titik fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di wilayah tersebut.
Audiensi antara Pemkab Lampung Selatan dan PT Rekadaya Indotama berlangsung di ruang Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (9/6/2026). Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, memimpin langsung pertemuan tersebut bersama sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Sementara itu, jajaran PT Rekadaya Indotama hadir dipimpin Eggy Hamzah untuk memaparkan rencana pengembangan jaringan pengisian kendaraan listrik roda dua dan roda empat di Kabupaten Lampung Selatan.
PT Rekadaya Indotama Siapkan 110 Titik Pengisian Daya
Dalam audiensi tersebut, PT Rekadaya Indotama menjelaskan rencana pembangunan 110 titik fasilitas pengisian daya kendaraan listrik yang tersebar di sejumlah wilayah Lampung Selatan.
Program itu menjadi bagian dari pengembangan jaringan kendaraan listrik nasional yang saat ini tengah dijalankan perusahaan di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami sedang berkeliling Indonesia untuk mengurus perizinan pemasangan charger kendaraan listrik, baik mobil maupun motor listrik. Saat ini kami ingin menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah untuk penyediaan lokasi penempatan fasilitas tersebut,” ujar Eggy Hamzah.
Selain itu, perusahaan juga membutuhkan lokasi strategis yang mudah dijangkau masyarakat. Karena itu, PT Rekadaya Indotama menawarkan kerja sama pemanfaatan aset milik pemerintah daerah sesuai aturan yang berlaku.
Skema Kerja Sama dan Investasi Infrastruktur
Eggy Hamzah menyampaikan perusahaan menawarkan skema pemanfaatan aset daerah dengan sistem sewa selama lima tahun dan pembayaran dilakukan setiap tahun.
“Kami biasanya melakukan kerja sama selama lima tahun dan pembayaran dilakukan setiap tahun sesuai aturan yang berlaku. Untuk tahap awal ini fokus kami adalah investasi dan pengembangan jaringan terlebih dahulu,” jelasnya.
Tidak hanya membangun infrastruktur, PT Rekadaya Indotama juga berencana memberikan layanan pengisian daya gratis bagi pengemudi ojek online selama tiga tahun.
Dengan program tersebut, perusahaan berharap masyarakat semakin cepat beralih menggunakan kendaraan listrik sekaligus menekan biaya operasional transportasi harian.
Selain itu, perusahaan juga berkomitmen memberdayakan tenaga kerja lokal dalam pengoperasian fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di Lampung Selatan.
- Pemkab Lampung Selatan Sambut Positif Investasi Hijau
- Pemkab Lampung Selatan menyambut positif rencana investasi tersebut karena dinilai mendukung pengembangan ekonomi hijau dan kemajuan daerah.
“Tentu ini menjadi peluang yang sangat baik bagi Lampung Selatan. Selain mendukung perkembangan kendaraan listrik, kehadiran fasilitas ini juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun masyarakat yang berkunjung ke Lampung Selatan,” ujar Tri.
Menurut Tri, kebutuhan fasilitas pengisian kendaraan listrik akan terus meningkat seiring bertambahnya penggunaan transportasi berbasis listrik di masa depan.
“Kami sangat menyambut baik rencana ini. Pada prinsipnya akan dikaji lebih lanjut bersama perangkat daerah terkait, khususnya menyangkut asset-aset pemerintah daerah yang berpotensi dimanfaatkan dalam kerja sama tersebut. Kami berharap investasi ini dapat memberikan manfaat bagi kemajuan Lampung Selatan,” kata Tri.
Lampung Selatan Jadi Prioritas Pengembangan Kendaraan Listrik
PT Rekadaya Indotama menjadikan Lampung Selatan sebagai salah satu daerah prioritas pengembangan jaringan pengisian kendaraan listrik di Provinsi Lampung.
Karena itu, audiensi tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab Lampung Selatan dan PT Rekadaya Indotama dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendorong investasi ramah lingkungan di daerah. (Erwin Indra Saputra)













