Mayat Terapung Ditemukan Warga di Tepi Sungai Way Tulang Bawang
Tulang Bawang, M-TJEK NEWS — Mayat terapung ditemukan warga di tepi Sungai Way Tulang Bawang, Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Minggu (7/6/2020).
Penemuan tersebut menggegerkan masyarakat setempat setelah dua nelayan melihat sesosok jasad laki-laki mengapung di pinggir sungai saat mencari ikan.
Korban yang belum diketahui identitasnya itu pertama kali ditemukan oleh Deden (27) dan Adri (29) sekitar pukul 11.30 WIB di perairan Seberang Bawang Balak Cakat Raya, Kampung Menggala.
Nelayan Temukan Jasad Saat Mencari Ikan
Saat sedang mencari ikan, kedua nelayan tersebut melihat benda yang menyerupai tubuh manusia mengapung di tepi sungai. Setelah memastikan kondisi tersebut, mereka segera mengambil tindakan agar jasad tidak terbawa arus.
“Saya melihat mirip sosok jenazah terapung dipinggir sungai lalu memberitahukan kepada rekan nelayan yang lain. selanjutnya kami ikatkan di akar pohon di tepi sungai agar tidak hanyut terbawa arus,”kata deden (27) salah seorang saksi.
Selanjutnya, keduanya menuju daratan dan melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT serta Kepala Kampung setempat.
Kepala Kampung Langsung Hubungi Polisi
Mendapat laporan dari warga, Kepala Kampung Menggala, Kecamatan Menggala Timur, Hi. Bambang Sumantri, segera menuju lokasi kejadian dan menghubungi pihak kepolisian.
“Saya langsung menghubungi Polres Tulang Bawang memberitahu penemuan sosok jenazah yang berada di tepi sungai dan saya pun bergegas menuju kerumunan warga bersama pak camat di pinggir sungai,” ujarnya.
Selain itu, aparat pemerintah setempat bersama warga turut membantu mengamankan lokasi sebelum petugas kepolisian tiba.
Polisi Evakuasi Jenazah untuk Pemeriksaan
Setelah menerima laporan, Tim Inafis Polres Tulang Bawang langsung melakukan evakuasi terhadap jasad tersebut. Petugas kemudian membawa jenazah ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan proses autopsi.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.
(Danang Permana)













