Muli Mekhanai 2026 Jadi Wadah Generasi Muda Lampung
Bandar Lampung, M-TJEK NEWS — Muli Mekhanai 2026 menjadi ajang strategis bagi generasi muda untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Lampung secara kreatif dan modern.
Pemerintah Provinsi Lampung pun terus mendorong para finalis agar tampil sebagai duta daerah yang inovatif, berkarakter, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi Lampung, M. Firsada, mewakili Gubernur Lampung saat menghadiri Grand Final Pemilihan Muli Mekhanai Lampung Tahun 2026 di Ballroom Hotel Radisson, Kamis (21/5/2026) malam.
Pemprov Lampung Apresiasi Antusiasme Finalis
M. Firsada mengapresiasi semangat dan energi para peserta yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Lampung.
Baca Juga: Jamaah Haji 2026 Bergerak ke Arafah, Armuzna Dimatangkan
Selain itu, ia menilai ajang tahunan tersebut tidak hanya menampilkan kemampuan intelektual dan penampilan fisik, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan generasi muda.
“Ajang Muli Mekhanai ini, wadah sejati bagi generasi muda untuk menunjukkan kualitas diri mereka yang sebenarnya. Cerdas, pandai berbicara tentu penting, tetapi sikap yang baik, karakter yang kuat, wawasan budaya, kepedulian sosial, serta kepekaan melihat perkembangan zaman adalah poin utama yang kita cari,” kata M. Firsada.
Finalis Diminta Pegang Teguh Nilai Budaya Lampung
Selain itu, Pemprov Lampung meminta para finalis tetap memegang teguh falsafah hidup masyarakat Lampung di tengah perkembangan teknologi modern.
Nilai Piil Pesenggiri dan Nemui Nyimah menjadi dasar penting dalam membangun karakter generasi muda Lampung.
Piil Pesenggiri mencerminkan nilai kehormatan dan harga diri masyarakat Lampung.
Sementara itu, Nemui Nyimah menggambarkan sikap terbuka, santun, dan ramah kepada tamu.
“Untuk itu, pesan saya, anak muda Lampung, kalian harus percaya diri dan berani bermimpi besar. Jadilah generasi muda yang kreatif, inovatif, dan melek teknologi,” ujar M. Firsada.
Muli Mekhanai Diharapkan Promosikan Lampung Secara Kreatif
Pemprov Lampung berharap para finalis Muli Mekhanai mampu menjadi duta promosi daerah dengan pendekatan kreatif dan kekinian.
Baca Juga: Como ke Liga Champions Usai Cremonese Degradasi
Karena itu, pemerintah ingin generasi muda aktif mengenalkan potensi budaya dan pariwisata Lampung hingga tingkat nasional maupun internasional.
M. Firsada juga berharap pemilihan Muli Mekhanai Lampung terus melahirkan generasi muda yang profesional, berintegritas, dan membanggakan daerah.
Puluhan Finalis Ikuti Seleksi Ketat
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah, menyampaikan kompetisi tahun ini menghadirkan 45 finalis terbaik yang terdiri dari 22 Muli dan 22 Mekhanai. Namun, satu peserta Mekhanai mengundurkan diri karena alasan pribadi.
Para finalis berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Lampung. Mereka juga menjalani proses seleksi ketat sejak pendaftaran dibuka pada 1 April 2026.
Selama masa karantina, panitia memberikan berbagai pembekalan kepada finalis.
Materi tersebut meliputi kepariwisataan, kebudayaan Lampung, public speaking, personal branding, entrepreneurship, etika kepribadian, hingga sosialisasi keamanan bahan kosmetik dan obat-obatan.
Lampung Selatan dan Lampung Timur Raih Gelar Juara
Setelah melewati seluruh tahapan penilaian, Maura Cantyqa Candra asal Lampung Selatan berhasil meraih gelar Muli Lampung 2026.
Sementara itu, Muhammad Davito Winarta asal Lampung Timur terpilih sebagai Mekhanai Lampung 2026.
Keberhasilan tersebut sekaligus menandai lahirnya generasi muda baru yang siap membawa nama Lampung lebih dikenal melalui sektor budaya dan pariwisata. (Iyan)













