Program Study Work Korea Selatan, Pemprov Lampung Jajaki Kerja Sama

BANDAR LAMPUNG, M-TJEK NEWS— Program Study Work Korea Selatan menjadi salah satu peluang yang dijajaki Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membuka akses pendidikan dan kesempatan kerja bagi lulusan SMA/SMK.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi antara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama delegasi perguruan tinggi dan mitra pendidikan Korea Selatan di Ruang Kerja Sekdaprov Lampung, Senin(6/7/2026).

Program tersebut menawarkan skema yang memungkinkan peserta melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Korea Selatan sambil bekerja secara legal sebagai bagian dari pengembangan kompetensi.

  • Pemprov Lampung Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama, mulai dari pendidikan vokasi, peningkatan kompetensi tenaga kerja, penguasaan bahasa Korea, hingga pengembangan jejaring antara perguruan tinggi dan dunia industri.

Selain itu, delegasi Korea Selatan memperkenalkan skema Study & Work yang memberi kesempatan kepada peserta untuk belajar sekaligus bekerja secara legal selama menjalani pendidikan.

Beberapa perguruan tinggi yang menyatakan kesiapan bekerja sama meliputi Gumi University, Donggang University, Sahmyook Health University, Cheongam College, Hanyeong University, dan Hanyang Women’s University.

Delegasi juga menyampaikan rencana pembentukan Korean Language Education Center di Lampung sebagai pusat pelatihan bahasa Korea untuk mempersiapkan calon peserta program.

  • Pemprov Pastikan Aspek Hukum dan Perlindungan Peserta

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung sebagai daerah yang dipertimbangkan dalam pengembangan program tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung menyambut baik setiap peluang yang mampu meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda.

Namun, pemerintah tetap mengedepankan kajian menyeluruh sebelum program dijalankan.

“Kami menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengurangi angka pengangguran. Namun sebagai pemerintah daerah, kami harus memastikan seluruh mekanisme, aspek hukum, serta perlindungan bagi masyarakat benar-benar jelas sebelum kerja sama dilaksanakan,” ujarnya.

Marindo menjelaskan arahan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa setiap kerja sama harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta tidak menimbulkan potensi kerugian pada masa mendatang.

Karena itu, Pemprov Lampung akan menugaskan perangkat daerah terkait untuk mengkaji legalitas, mekanisme pembiayaan, hingga pola pelaksanaan kerja sama sesuai ketentuan pemerintah.

  • Program Dinilai Tingkatkan Kompetensi dan Peluang Kerja

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, menjelaskan Program Study & Work memungkinkan lulusan SMA/SMK melanjutkan pendidikan di Korea Selatan sekaligus bekerja secara legal guna membiayai kebutuhan pendidikan dan kehidupan selama masa studi.

Menurut Bambang, program tersebut berpotensi meningkatkan kualitas SDM sekaligus membuka peluang kerja bagi lulusan di Provinsi Lampung.

Pemerintah Provinsi Lampung melihat peluang ini sebagai langkah yang dapat meningkatkan kompetensi generasi muda melalui transfer pengetahuan dan pengalaman kerja internasional, sekaligus membuka akses terhadap investasi dan kerja sama industri di masa mendatang,” ujarnya.

  • Disnaker Tekankan Legalitas dan Perlindungan Peserta

Di sisi lain, Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Agus Nompitu, menilai program tersebut menjadi peluang positif karena menggabungkan pendidikan dengan pengalaman kerja di luar negeri.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya memastikan legalitas lembaga pelaksana, kejelasan pembiayaan, serta perlindungan bagi peserta sebelum program diterapkan.

“Kami mendukung setiap program yang dapat meningkatkan kualitas SDM dan mengurangi pengangguran. Namun legalitas penyelenggara, mekanisme pembiayaan, serta perlindungan peserta harus dipastikan sejak awal agar masyarakat memperoleh manfaat secara optimal,” tegasnya.

Dengan langkah tersebut, Pemprov Lampung berharap kerja sama Program Study & Work dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas SDM, perluasan kesempatan kerja, dan penguatan daya saing generasi muda Lampung di tingkat internasional. (Erwin Indra Saputra)