Lampung Selatan, M-TJEK NEWS — Partai Golkar Kabupaten Lampung Selatan terus memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029.
Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) ke-12 yang digelar untuk tiga kecamatan sekaligus, yakni Tanjung Sari, Tanjung Bintang, dan Merbau Mataram, pada Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di kediaman Anggota DPRD Lampung Selatan, Pramadji Inggarjito, ini menjadi bagian dari konsolidasi besar-besaran yang dilakukan DPD Partai Golkar Lampung Selatan guna memperkuat struktur hingga ke tingkat desa.
Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan Agus Sutanto, Sekretaris DPD H. Herman Hanafiah, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan A Benny Raharjo, Ketua Fraksi Golkar DPRD H. Sidik Maryanto, Sekretaris Fraksi Derri Kusuma, serta unsur pemerintah dan tokoh masyarakat setempat.
Konsolidasi Strategis Menuju 10 Kursi
Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan, Agus Sutanto, menegaskan bahwa target utama partainya adalah meraih 10 kursi DPRD pada Pemilu 2029.
Oleh karena itu, Muscam menjadi langkah strategis dalam memperkuat fondasi partai sejak dini.
“Target utama Partai Golkar Lampung Selatan itu 10 kursi. Muscam ini adalah sarana konsolidasi partai di seluruh kecamatan,” ujar Agus Sutanto kepada M-TJEK NEWS.
Ia menjelaskan bahwa Muscam ke-12 ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar di seluruh wilayah Lampung Selatan.

Setelah tingkat kecamatan, konsolidasi akan dilanjutkan hingga tingkat desa melalui Musyawarah Desa (Musdes).
“Artinya kita memperkuat susunan organisasi Partai Golkar dari tingkat kecamatan hingga desa,” tambahnya.
Indikator Keberhasilan Muscam
Agus juga memaparkan indikator keberhasilan Muscam, yakni terlaksananya kegiatan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta terbentuknya kepengurusan yang solid di setiap wilayah.
Menurutnya, struktur organisasi yang lengkap hingga tingkat desa akan menjadi kunci kemenangan Golkar di masa mendatang.
“Muscam ini salah satu indikator kemenangan Partai Golkar, jika kepengurusan di tingkat kecamatan terbentuk sesuai wilayah desa,” jelasnya.
Penguatan Kader dan Pendidikan Politik
Sebagai tindak lanjut, DPD Partai Golkar Lampung Selatan akan menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi kader. Tujuannya untuk memperkuat pemahaman ideologi dan organisasi partai.
“Setelah Muscam ini, kita akan melakukan diklat untuk penguatan kader mengenai pemahaman kegolkaran,” kata Agus.
Ia menegaskan bahwa seluruh langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang menuju 2029.
“Semua yang kita lakukan hari ini, termasuk Muscam ini, adalah untuk 2029 mendatang,” tegasnya.
Libatkan Generasi Muda dan Perempuan
Golkar juga membuka ruang bagi generasi muda dan perempuan melalui berbagai organisasi sayap partai.
Agus menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan wadah seperti AMPI dan MPG untuk generasi muda, serta Alhidayah bagi kaum perempuan.
“Semua elemen akan kita gerakkan agar Partai Golkar semakin kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Muscam bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memastikan seluruh kader memahami organisasi dan aturan partai secara menyeluruh.
Soliditas Jadi Kunci
Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan, A Benny Raharjo, menekankan pentingnya menjaga soliditas partai.
“Pengurus Golkar harus menjalin kebersamaan dan menjaga nilai-nilai partai. Kita harus hadir di tengah masyarakat dan menunjukkan bahwa Golkar solid,” katanya.
Dengan pelaksanaan Muscam yang terus berjalan di seluruh kecamatan, Partai Golkar Lampung Selatan optimistis mampu memperkuat struktur organisasi sekaligus meningkatkan elektabilitas menuju Pemilu 2029. (ARIF)














