Tim Panahan Indonesia Siapkan 10 Atlet untuk Asian Games 2026

Jakarta, M-TJEK NEWS— Tim Panahan Indonesia memastikan kesiapan menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menurunkan 10 atlet dan empat pelatih. Pengurus Pusat Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (PP Perpani) menyusun komposisi tersebut berdasarkan hasil evaluasi bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga serta mempertimbangkan capaian prestasi para atlet, termasuk peraih medali SEA Games.

Sekretaris Jenderal PP Perpani, Irawadi Hanafi, mengatakan susunan tim telah ditetapkan untuk mengoptimalkan peluang meraih hasil terbaik pada ajang yang berlangsung di Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

  • Perpani Optimistis Tingkatkan Prestasi

Irawadi menjelaskan kepercayaan diri tim meningkat setelah panahan Indonesia mencatat sejarah dengan meraih enam medali emas dan dua medali perunggu pada SEA Games. Capaian tersebut menjadi modal penting menghadapi persaingan di Asian Games 2026.

“Kami ingin meningkatkan hasil tersebut dan memaksimalkan peluang meraih medali, sekaligus memanfaatkan Asian Games sebagai jalan menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Irawadi.

Ia menambahkan persaingan akan berlangsung ketat karena Indonesia harus menghadapi negara-negara kuat seperti Korea Selatan, China, dan India.

“Persaingan memang sangat ketat dengan kekuatan seperti Korea Selatan, China, dan India, tetapi kami optimistis atlet-atlet Indonesia mampu bersaing,” katanya.

  • Evaluasi Berdasarkan Prestasi Atlet

Menurut Irawadi, komposisi atlet merupakan hasil evaluasi menyeluruh bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan mempertimbangkan performa serta pencapaian para atlet pada berbagai kejuaraan internasional.

Pada Asian Games Hangzhou 2022, Indonesia meraih dua medali perunggu sekaligus mengamankan kuota menuju Olimpiade Paris 2024. Oleh sebab itu, Perpani menargetkan hasil yang lebih baik di Aichi-Nagoya 2026.

  • CdM Pastikan Dukungan Nonteknis

Sementara itu, Chief of Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Todotua Pasaribu, memastikan seluruh kebutuhan nonteknis tim panahan akan mendapat dukungan maksimal.

Todotua menjelaskan pihak CdM akan fokus memenuhi kebutuhan seperti akomodasi, transportasi, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya agar atlet dan ofisial dapat berkonsentrasi penuh menghadapi pertandingan. Adapun urusan teknis tetap menjadi tanggung jawab masing-masing cabang olahraga.

(Danang Permana)