Warung Jajanan di Sukanegara Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah
Lampung Selatan, M-TJEK NEWS— Warung terbakar Sukanegara terjadi di simpang empat Dusun Kemang, Jalan Ir. Sutami, Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan, Minggu malam (16/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Warung jajanan yang berada tepat di pinggir jalan tersebut ludes dilalap api dan menyisakan puing-puing bangunan.
Kebakaran sempat menjadi perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.
Posisi warung yang berada di tepi jalan membuat kobaran api terlihat jelas dari jalur utama.
Warung tersebut diketahui dalam keadaan kosong dan sedang tidak berjualan ketika kebakaran terjadi.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari bekas pembakaran sampah yang berada di sisi bangunan.
Warung Terbakar Sukanegara Diduga Berawal dari Api Sampah
Material bangunan yang sebagian besar menggunakan kayu dan bambu membuat api dengan cepat merambat ke bagian atas warung. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghanguskan hampir seluruh bagian bangunan.
Seorang saksi bernama Yoga mengaku melihat api ketika dirinya dalam perjalanan pulang setelah bekerja. Ia menyebut sumber api terlihat dari bagian bawah bangunan.
“Apinya dari bawah pak dan merambat keatas, apinya dari bekas Bakaran sampah, saya liat tadi pas saya pulang kerja, saya mau telpon tapi hape saya mati”, jelasnya .
Keterangan saksi tersebut menjadi salah satu informasi awal mengenai dugaan asal mula api. Namun, penyebab kebakaran secara resmi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.
- Damkar Tanjung Bintang Langsung Bergerak
Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan dari Posko Tanjung Bintang langsung menuju lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui call center.
Tim yang datang ke lokasi terdiri dari lima personel. Mereka adalah Iswayudi, M. Sidin, Junaidi, Amiruddin dan Ra’uf.
“Kami ada lima orang, Iswayudi, M. Sidin, Junaidi, Amiruddin dan Ra’uf”
Salah satu personel Damkar Posko Tanjung Bintang menjelaskan, informasi kebakaran diterima dari masyarakat. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
“Saya mendapatkan informasi dari masyarakat melalui call center dan kami langsung meluncur, saat ini kerugian belum bisa ditaksir karena yang punya warung juga belum kasih keterangan, matrial warung terbuat dari kayu dan bambu, untuk saat ini penyebab kebakaran belum diketahui,” ujar salah satu tim damkar posko Tanjung bintang.
Petugas juga belum dapat memastikan nilai kerugian akibat kebakaran. Pemilik warung belum memberikan keterangan sehingga pendataan kerusakan dan kerugian masih menunggu informasi lebih lanjut.
PLN Pastikan Jaringan Listrik Aman
Selain petugas pemadam kebakaran, kondisi jaringan listrik di sekitar lokasi juga menjadi perhatian. Pemeriksaan dilakukan oleh pihak PLN wilayah Tanjung Bintang melalui PLN ULP Sutami.
Yoga dari pihak PLN memberikan keterangan bahwa tidak ditemukan kabel jaringan yang putus akibat kejadian tersebut. Ia juga memastikan tidak terjadi pemadaman listrik di sekitar lokasi.
“Kabel jaringan tidak ada yang putus, aman mas, tidak ada pemadaman” ujar Yoga.
Pernyataan tersebut memperkuat bahwa sejauh pemeriksaan awal, tidak ditemukan gangguan pada jaringan listrik yang berkaitan dengan kebakaran warung tersebut.
Polsek Tanjung Bintang Bantu Pengamanan Lokasi
Penanganan warung terbakar Sukanegara juga mendapat dukungan personel Polsek Tanjung Bintang. Beberapa personel kepolisian terpantau berada di lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengatur arus lalu lintas.
Keberadaan polisi diperlukan mengingat lokasi kebakaran berada tepat di pinggir jalan dan menjadi perhatian pengguna jalan. Pengaturan lalu lintas dilakukan agar aktivitas kendaraan tetap berjalan serta masyarakat tidak terlalu mendekati titik kebakaran.
Hingga penanganan selesai, penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan. Dugaan api berasal dari pembakaran sampah masih berdasarkan keterangan saksi dan belum menjadi kesimpulan resmi.
Pihak berwenang masih perlu melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber api dan faktor yang menyebabkan kebakaran berkembang begitu cepat. Kondisi material warung yang terbuat dari kayu dan bambu diduga turut mempercepat penjalaran api.
M-TJEK NEWS akan terus memantau perkembangan informasi terkait kebakaran tersebut, termasuk keterangan pemilik warung, pendataan kerugian, serta hasil pemeriksaan mengenai penyebab kebakaran.(Erwin Indra Saputra)













