Dialog Otonomi Daerah Jadi Momentum Perkuat Kemandirian Fiskal Daerah
Lampung Selatan, M-TJEK NEWS— Dialog Otonomi Daerah menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat mengikuti Dialog Otonomi Daerah dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Convention Hall, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Kamis(2/7/2026).
Forum yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, itu menjadi salah satu agenda utama HUT ke-26 Apkasi yang mempertemukan para bupati dari seluruh Indonesia.
Forum Strategis Bahas Penguatan Otonomi Daerah
Selain mempererat sinergi antar pemerintah kabupaten, dialog tersebut menjadi ruang diskusi untuk membahas berbagai strategi penguatan otonomi daerah, peningkatan daya saing, serta kolaborasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam forum itu, para peserta menyoroti pentingnya kemampuan pemerintah daerah untuk beradaptasi dan berinovasi di tengah semakin terbatasnya ruang fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Oleh karena itu, setiap daerah dituntut mampu mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan efektivitas belanja daerah, serta memperluas kerja sama antar daerah guna menjaga keberlanjutan pembangunan.
Bupati Egi Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antar Daerah
Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengatakan Dialog Otonomi Daerah memiliki peran penting sebagai wadah bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antar pemerintah kabupaten dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan.
“Apkasi menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah kabupaten untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat sinergi. Berbagai inovasi yang lahir dari forum ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.
Menurut Egi, penguatan jejaring antar daerah menjadi modal penting untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi potensi dan pengelolaan sumber pendapatan daerah secara berkelanjutan.
Apkasi Perkuat Sinergi dan Tata Kelola Pemerintahan
Selama 26 tahun, Apkasi terus berperan sebagai wadah strategis bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan aspirasi daerah, memperkuat kerja sama antar daerah, serta mendorong tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, melalui keikutsertaannya dalam forum nasional tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap dapat memperluas jejaring kerja sama sekaligus mengadopsi berbagai praktik terbaik dari daerah lain.
Dengan demikian, pemerintah daerah dapat mendorong pembangunan yang lebih inovatif, berdaya saing, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Erwin Indra Saputra)













