Turnamen 40 Hari Jadi Wadah Pembinaan dan Sportivitas

Lampung Selatan, M-TJEK NEWS — Sebanyak 23 tim bola voli putra dan putri mengikuti turnamen Guyub Rukun Voli yang berlangsung selama 40 hari di Desa Sindang Sari Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan. 

Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Partai Golkar, Pramadji Nadyan Inggarjito, mendorong kegiatan ini menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus pengembangan sportivitas.

Turnamen tersebut melibatkan 11 tim putra dan 12 tim putri. Selain mempertemukan para pemain dalam kompetisi, kegiatan ini membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.

Pramadji menilai wilayahnya memiliki banyak bibit atlet bola voli yang berpotensi meraih prestasi. 

Namun, potensi tersebut masih membutuhkan pembinaan berkelanjutan dan kesempatan bertanding yang memadai.

“Potensi kita luar biasa, saya lihat banyak bibit unggul yang belum tersentuh. Tinggi badan, power, mental petarungnya ada. Hanya kurang jam terbang dan pembinaan. Kita harus hadir memberikan panggung seperti ini, saya yakin bisa lahir atlet yang bermain di porprov bahkan tingkat nasional,” ujar Pramadji Kepada wartawan saat pembubaran Panitia Turnamen Voli Guyub Rukun, Selasa (13/10/2026). 

  • Siranji Brothers dan Bina Remaja Raih Juara

Turnamen Guyub Rukun Voli menetapkan Siranji Brothers sebagai juara pertama kategori putra, sedangkan kategori putri dimenangkan oleh Bina Remaja.

Foto Dok Panitia : Pramadji memberikan Trohpi Juara 1 kepada Siranji Brothers yang berhasil menjadi Juara. 

Hasil tersebut menjadi bagian dari kompetisi yang mempertemukan puluhan tim selama 40 hari. 


Baca Juga: Wakili Tanjung Sari, Wonodadi Matangkan Persiapan Lomba Antikorupsi


Bagi Pramadji, kegiatan seperti ini juga penting untuk memberikan ruang bagi atlet lokal agar terus mengasah kemampuan.

  • Pramadji Tekankan Kebersamaan Setelah Pertandingan

Di luar persaingan untuk meraih gelar juara, Pramadji menekankan pentingnya menjaga persaudaraan antarpeserta. 

Ia ingin semangat guyub rukun tetap terpelihara meskipun pertandingan telah berakhir.

“Kepada juara saya ucapkan selamat, kalah menang itu biasa, yang luar biasa tetap guyub rukun setelah pertandingan,” kata dia. 

Pesan tersebut sejalan dengan tujuan turnamen yang tidak hanya berorientasi pada kemenangan.

Para pemain juga diharapkan mampu menghormati lawan dan menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.

  • Guyub Rukun Voli Jadi Wadah Positif Generasi Muda

Lebih lanjut, Pramadji berharap kegiatan olahraga dapat menjadi pilihan positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi mereka.

“Harapan saya besar sekali, melalui voli ini saya ingin mereka punya wadah positif. Jauh dari kegiatan negatif. Generasi muda harus sehat fisik, sehat mental,” tegasnya. 

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.

Foto Dok Panitia: Bina Putri Remaja berhasil raih Juara 1 pada turnamen Guyub Rukun Voli. 

Menurutnya, respons itu menunjukkan pentingnya menyediakan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi.

“Ini kegiatan saya yang ke 2 kali, antusiasnya luar biasa. Dari situ saya belajar bahwa mereka butuh wadah untuk menyalurkan bakatnya. Insyallah kedepan saya lanjutkan dengan skala yang lebih besar. Ini bukti kalau aspirasi rakyat kita dengar dan kerjakan,” ungkapnya. 

Pramadji berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dengan skala yang lebih besar.

Ia juga ingin turnamen menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan bagi atlet lokal untuk berkembang dan mengejar prestasi.

Dengan pembinaan yang berkelanjutan serta kesempatan bertanding yang cukup, potensi atlet muda diharapkan dapat tumbuh dan bersaing pada ajang olahraga tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. (ARIF)