Lampung Begawi x SigerFest 2026 Perkuat Ekonomi Daerah
Bandar Lampung,M-TJEK NEWS—Lampung Begawi x SigerFest 2026 resmi membuka rangkaian kegiatan di Lampung City Mall dengan mengusung tema“Sai Bumi, Sejuta Nilai: Penguatan Hilirisasi dan Digitalisasi untuk Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif dan Berdaya Saing.”
Kegiatan ini mendorong penguatan ekosistem UMKM, ekonomi kreatif,serta digitalisasi ekonomi daerah.
Sejumlah Pejabat Hadiri Pembukaan
Anggota Dewan Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Forkopimda se-Provinsi Lampung, serta mitra strategis Bank Indonesia Lampung menghadiri pembukaan kegiatan tersebut.
Tiga Ruang Utama Hadirkan Potensi
Selanjutnya, Lampung Begawi x SigerFest 2026 menghadirkan konsep multi-stage event melalui tiga ruang utama.
Konsep tersebut merepresentasikan potensi sekaligus arah pengembangan ekonomi Lampung.
Lamban Kupi menjadi ruang pertama yang fokus memperkuat ekosistem kopi Lampung.
Kemudian, Main Stage menghadirkan ruang kolaborasi melalui diskusi, literasi, dan penguatan digitalisasi.
Sementara itu, Lamban Wastra menjadi ruang eksplorasi dan inovasi untuk mengembangkan nilai tambah wastra Lampung.
Bank Indonesia Dorong Transformasi UMKM
Selain itu, konsep kegiatan tersebut selaras dengan Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu Bank Indonesia.
Program tersebut memperkuat Cangkir Barista dan Citra Nusa untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha secara terintegrasi.
Hilirisasi Perkuat Nilai Tambah Komoditas
Pada sisi lain, kegiatan ini juga menaruh perhatian pada penguatan nilai tambah komoditas unggulan daerah.
Struktur ekonomi Provinsi Lampung sendiri bertumpu pada sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
Kondisi tersebut menunjukkan kuatnya peran sektor produktif masyarakat dalam perekonomian.
Karena itu, penguatan rantai nilai industri serta peningkatan nilai tambah menjadi bagian penting dalam pengembangan ekonomi daerah.
Lampung Begawi Jadi Ruang Kolaborasi
Lebih dari sekadar pameran dan promosi,kegiatan ini mempertemukan pelaku usaha, pemerintah, sektor keuangan, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu ruang kolaborasi.
Melalui sinergi tersebut, kegiatan ini mendorong pengembangan UMKM agar semakin produktif, inovatif, inklusif, dan berdaya saing.
Selain itu, kegiatan ini membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas akses pasar nasional hingga global secara berkelanjutan.













