Cuaca Lampung Berpotensi Hujan Lebat pada 12–18 Oktober 2026

Bandar Lampung,M-TJEK NEWS–Cuaca Lampung berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan/atau angin kencang pada 12–18 Oktober 2026. Berdasarkan prakiraan BMKG, potensi cuaca ekstrem tersebut terutama mengarah ke Kabupaten Tanggamus dan Pesisir Barat.

  • Dinamika Atmosfer Dukung Pertumbuhan Awan Hujan

BMKG mencatat sejumlah dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan di Lampung selama periode tersebut.

Salah satunya, aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 1 dan diprakirakan aktif secara spasial di Sumatera bagian selatan, termasuk Lampung.

Selain itu, belokan angin di sekitar Lampung turut mendukung pengangkatan massa udara sehingga dapat memicu pertumbuhan awan hujan.

  • Suhu Muka Laut Pengaruhi Potensi Hujan

Anomali suhu muka laut di sejumlah perairan, mulai dari Samudra Hindia barat Aceh hingga Sumatera Barat, perairan timur Aceh hingga Lampung, serta Selat Sunda, berada pada kisaran -3,0 hingga +2,0 derajat Celsius.

Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ketersediaan uap air yang mendukung pembentukan awan konvektif.

Meski demikian, kondisi ENSO dan Dipole Mode Index (DMI) masih kurang mendukung peningkatan pertumbuhan awan konvektif secara luas.

Namun, kombinasi aktivitas atmosfer regional dan suplai kelembapan dari perairan sekitar tetap dapat meningkatkan peluang hujan secara lokal.

  • BMKG Prakirakan Hujan pada Siang hingga Malam

Secara umum, BMKG memprakirakan cuaca Lampung selama tujuh hari ke depan didominasi kondisi cerah berawan.

Meski begitu, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.

Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi pada siang hingga sore dan malam hari, terutama di wilayah yang masuk dalam peringatan potensi cuaca ekstrem.

  • Tanggamus dan Pesisir Barat Berpotensi Hujan Lebat

Pada 12 Oktober 2026, BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan/atau angin kencang di Kabupaten Tanggamus dan Pesisir Barat.

Potensi serupa kembali muncul pada 15 Oktober 2026 di kedua wilayah tersebut. Sementara itu, pada 13–14 Oktober serta 16–18 Oktober 2026.

BMKG mencatat nihil wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai petir dan/atau angin kencang.

  • Masyarakat Diminta Pantau Informasi BMKG

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca.

Selain itu, masyarakat perlu memantau informasi prakiraan cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi potensi cuaca buruk selama periode tersebut.(Chandra Prasetya)