Predator Seks Pati Ditangkap Usai Kabur ke Wonogiri

Jawa Tengah, M-TJEK NEWS — Ashari predator seks Pati akhirnya tertangkap polisi setelah sempat bersembunyi di kawasan dekat makam Raden Gunungsari, Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, Jawa Tengah.

Tersangka kasus dugaan pemerkosaan santriwati itu mengaku sedang menjalani ritual spiritual saat bersembunyi di lokasi tersebut.

Polisi menangkap Ashari pada Kamis (7/5/2026) pagi setelah sebelumnya tersangka mangkir dari pemeriksaan dan berpindah-pindah lokasi pelarian.

  • Ashari Datang ke Lokasi dengan Naik Ojek

Kepala Desa Bakalan, Sutanto, menjelaskan Ashari tiba di wilayahnya pada Rabu (6/5/2026) pagi.

Setelah itu, Ashari menuju rumah warga yang berada dekat kompleks makam Raden Gunungsari.

“Informasi dari warga yang menerima tamu, (AS) hari Rabu masuk Desa Bakalan. Naik ojek dari Kecamatan Purwantoro, jam 7 pagi. Di Bakalan ganti ojek untuk menuju puncak itu, jaraknya sekira 1 km dari permukiman warga yang ramai. (AS) Menuju ke salah satu rumah warga, menginap di sana,” kata Sutanto kepada awak media, Kamis (7/5/2026).

Selain itu, Sutanto mengatakan warga tidak mengetahui bahwa Ashari merupakan buronan polisi dalam kasus dugaan pemerkosaan santriwati di Pati.

  • Mengaku Jalani Ritual Spiritual

Menurut Sutanto, Ashari mengaku sedang menjalani laku spiritual dan mendapat arahan dari gurunya untuk berziarah ke makam tersebut.

“Ceritanya yang bersangkutan mengaku disuruh gurunya berpuasa tiga tahun. Saat ini baru dapat tiga bulan, terus disuruh ke sini. Warga tidak curiga, tidak ada yang tahu. Tempatnya itu juga jauh dari permukiman. Memang biasa datang orang luar kota yang berziarah, jadi tidak ada yang curiga,” kata Sutanto.


Baca JugaZona Integritas MAN 1 Bandar Lampung Tembus Nasional


Sementara itu, rumah warga tempat Ashari menginap memang sering menjadi tempat singgah peziarah yang datang ke makam Raden Gunungsari.

“(Warga) Tidak kenal, cuma numpang karena lokasi rumah berdekatan dengan makam. Rumahnya warga ini sering digunakan mampir peziarah, bukan juru kunci juga, rumahnya cuma dekat saja, jadi digunakan untuk mampir,” ucap Sutanto.

  • Polisi Tangkap Ashari di Jalan

Polisi akhirnya menangkap Ashari saat tersangka keluar dari rumah warga menggunakan sepeda motor pinjaman. Saat itu, Ashari berdalih hendak menemui rekannya.

“Warga tidak tahu penangkapannya karena pagi, tapi yang dekat (lokasi) ada yang dengar suara tembakan satu kali. Mungkin cuma peringatan,” ujar dia.

“Ditangkapnya sudah bukan di rumah warga. Pagi itu pinjam sepeda motor, ngakunya untuk bertemu temannya. Lha pas keluar dan di jalan itu ditangkapnya,” imbuhnya.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri Iptu Agung Sadewo mengatakan tim dari Polda Jawa Tengah dan Polresta Pati melakukan penangkapan tersebut.

“Kita hanya memback-up saja dari Polda (Jateng) dan Polresta Pati. Locus kejadiannya di Pati, di sini hanya tempat pelarian saja,” kata Agung.

  • Polisi Pastikan Tersangka Sudah Diamankan

Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi memastikan polisi telah menangkap Ashari setelah beberapa waktu menjadi buronan.

“Sudah (ditangkap). Ya, di Wonogiri,” kata Jaka saat dihubungi detikJateng, Kamis (7/5/2026) pagi. (Resmi Januari, S.H.,)