Surplus Perdagangan Lampung Ditopang Sektor Nonmigas pada Mei 2026

Bandar lampung , M-TJEK NEWS— Surplus perdagangan Lampung pada Mei 2026 mencapai 251,32 juta dolar Amerika Serikat (AS). Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung menyebut capaian tersebut terutama berasal dari transaksi perdagangan sektor nonmigas yang memberikan kontribusi sebesar 251,35 juta dolar AS, sementara sektor migas masih mengalami defisit.

Statistisi Ahli Muda BPS Lampung M Sabiel Adi Prakasa mengatakan neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung selama Mei 2026 mencatatkan kinerja positif.

Neraca perdagangan luar negeri di Provinsi Lampung selama Mei 2026 mengalami surplus sebesar 251,32 juta dolar Amerika Serikat,” ujar Statistisi Ahli Muda BPS Lampung M Sabiel Adi Prakasa berdasarkan keterangannya secara daring di Bandarlampung.

  • Nilai Ekspor Lampung Lebih Tinggi Dibanding Impor

Selanjutnya, BPS mencatat nilai ekspor Lampung pada Mei 2026 mencapai 477,52 juta dolar AS, sedangkan nilai impor sebesar 226,21 juta dolar AS. Selisih kedua nilai tersebut menghasilkan surplus perdagangan sebesar 251,32 juta dolar AS.

“Nilai ekspor Lampung di Mei sebesar 477,52 juta dolar Amerika Serikat, bila dibandingkan dengan dengan bulan yang sama di 2025 mengalami penurunan 15,53 persen dengan jumlah ekspor di Mei 2025 sebesar 565,33 juta dolar Amerika Serikat,” katanya.

Di sisi lain, nilai impor Lampung pada Mei 2026 meningkat 27,62 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Nilai impor naik menjadi 226,21 juta dolar AS dari 177,25 juta dolar AS pada Mei 2025.

  • Sektor Nonmigas Menjadi Penopang Surplus

Selain itu, BPS menjelaskan bahwa surplus perdagangan Lampung pada Mei 2026 sepenuhnya ditopang sektor nonmigas.

Neraca perdagangan Provinsi Lampung selama Mei 2026 yang mengalami surplus sebesar 251,32 juta dolar Amerika Serikat tersebut berasal dari transaksi perdagangan sektor nonmigas senilai 251,35 juta dolar Amerika Serikat, sementara sektor migas mengalami defisit sebesar 0,03 juta dolar Amerika Serikat,” tambahnya.

  • Surplus Januari-Mei 2026 Tembus 1,64 Miliar Dolar AS

Sementara itu, neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung selama periode Januari hingga Mei 2026 juga menunjukkan tren positif. BPS mencatat surplus mencapai 1.647,51 juta dolar AS, yang didorong surplus sektor nonmigas sebesar 1.682,71 juta dolar AS. Adapun sektor migas mengalami defisit 35,19 juta dolar AS.

“Bila dilihat dari periode Januari-Mei 2026 nilai ekspor Lampung mencapai 2.362,99 juta dolar Amerika Serikat. Dan dari sepuluh barang utama ekspor nonmigas di Januari-Mei 2026 golongan bahan kimia organik mengalami peningkatan tertinggi sebesar 170,46 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ucap dia.

  • Amerika Serikat, Tiongkok, dan Belanda Jadi Tujuan Ekspor Terbesar

Kemudian, tiga negara tujuan ekspor terbesar Lampung selama Januari-Mei 2026 yaitu Amerika Serikat dengan nilai 344,26 juta dolar AS, Tiongkok sebesar 304,23 juta dolar AS, dan Belanda sebesar 224,7 juta dolar AS.

Untuk impor, nilai barang yang masuk ke Lampung sepanjang Januari-Mei 2026 mencapai 715,47 juta dolar AS.

“Untuk nilai impor Provinsi Lampung di Januari-Mei 2026 mencapai 715,47 juta dolar Amerika Serikat, dan dari sepuluh barang Utama nonmigas Januari-Mei 2026 golongan kereta api, trem, dan bagiannya mengalami peningkatan tertinggi sebesar 58.018 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar dia.

Selain itu, tiga negara pemasok barang impor terbesar ke Lampung selama Januari-Mei 2026 berasal dari Jerman sebesar 156,09 juta dolar AS, Amerika Serikat sebesar 132,55 juta dolar AS, serta Australia sebesar 76,36 juta dolar AS(Erwin Indra Saputra)